Eksotisme di Balik Lereng Galunggung, Green Canyon Curug Pamutuh

Diposting pada
Eksotisme di Balik Lereng Galunggung, Green Canyon Curug Pamutuh

Curug Pamutuh – Tak hanya terkenal dengan warganya yang ramah. Kota Tasikmalaya juga menyimpan sejuta pesona alam. Salah satunya adalah air terjun di kawasan lereng Gunung Galunggung ini.

NamaCurug Pamutuh
Harga Tiket MasukGratis
Jam Buka07:00 – 17:00 WIB
Tipe WisataAlam, Adrenalin
Fasilitas UmumArea parkir
Kontak
AlamatCigadog, Leuwisari, Tasikmalaya, Jawa Barat, kodepos 46464

Jika anda pernah mendengar keindahan alam kawasan tersebut, maka itu bukanlah isapan jempol belaka. Suasana alamny terjamin keasriannya. Hijau dan sejuk, tentunya sangat nyaman dijadikan tempat untuk refreshing. Biar tidak penasaran yuk ikut jalan-jalan bersama kami.

Curug Pamutuh Leuwi Hejo

Curug Pamutuh Leuwi Hejo

Curug dalam bahasa Indonesia adalah air terjun. Jadi, Curug Pamutuh adalah sebuah objek wisata air terjun di daerah Tasikmalaya.

Baca juga artikel wisata lainnya, Air Terjun Blawan Bondowoso

Curug ini merupakan salah satu dari beberapa lokasi wisata di kawasan ini. Tidak jauh dari lokasi curug anda juga bisa mendapati Curug Barong, Leuwi Cepet, dan Leuwi Liek Sentul.

Dari beberapa air terjun di sekitar lereng gunung ini, curug yang lebih terkenal dengan Leuwi Hejo nya nya ini memiliki keistimewaan tersendiri. Hal tersebut menarik minat banyak wisatawan untuk datang ke lokasi wisata. Kira-kira apa ya keistimewaannya?

Pesona Curug Pamutuh Leuwisari

Pesona Curug Pamutuh Leuwisari

Sekilas nampak terlihat air terjun ini tidak berbeda dengan air terjun pada umumnya. Namun, ada yang unik di curug ini. Keistimewaannya terletak pada aliran air terjun yang berada di samping dinding tebing. Aliran airnya juga langsung terjun ke bawah, masuk pada bagian kolam.

Aliran airnya tidak begitu deras. Sehingga pengunjung bisa dengan mudah menikmati eksotisnya air terjun. Tak hanya itu, kolamnya juga berukuran lumayan lebar yang dinamai Leuwi Hejo. Sebutan Leuwi Hejo sendiri terinspirasi dari warna air kolam yang kehijauan.

Dalam bahasa Sunda kata “Hejo” berarti hijau. Jadi sudah bisa terbayang bukan? Di curug ini anda akan merasakan sensasi berenang di tengah kolam eksotis dan berwarna hijau. Lebih dari itu, pemandangan sekitar air terjun juga menyuguhkan sebuah lukisan terbaik alam Galunggung.

Jika anda bisa berenang, jangan lewatkan untuk merasakan dingin dan segarnya air di kolam Leuwi Hejo ini. Anda juga bisa menikmati langsung gemericik air terjun dari dinding tebing.

Anda pun juga bisa hanya sekedar menjadikan lokasi ini sebagai latar foto anda. Nuansa alam eksotis dan asri merupakan spot yang pas untuk diabadikan.

Kendati demikian, anda harus tetap memperhatikan beberapa hal penting terkait liburan di lokasi wisata curug ini. Terutama tentang keselamatan para pengunjung yang tidak atau belum pandai berenang.

Diketahui kolam Leuwi Hejo cukup dalam. Sehingga harap untuk tetap berhati-hati. Akan lebih baik juga untuk membawa pelampung atau floaties jika ingin tetap berenang.

Lokasi dan Akses

Lokasi dan Akses

Curug Pamutuhan ini berada kawasan lereng gunung Galunggung. Lokasi detailnya yaitu di Cigadog, Leuwisari, Tasikmalaya, Jawa Barat, kodepos 46464.

Jaraknya jika dari pusat kota Tasikmalaya lumayan jauh. Kira-kira mencapai 23 kilometer atau membutuhkan waktu tempuh sekitar 50 menit sampai 1 jam.

Agar lebih mudah bisa menggunakan navigasi di link Maps kami. Link tersebut kiranya bisa membantu anda menemukan lokasi wisatanya.

Bagaimana dengan aksesnya? Untuk akses jalan menuju lokasi wisata terbilang tidak mudah. Anda harus melewati tanjakan,  jalan berliku, bebatuan, dan semak belukar dan bebatuan.

Jalan ke lokasi curug bisa diawali dari alun-alun Singaparna. Setelah itu ke Geger Hanjuang. Geger Hnajuang merupakan sebuah perkampungan yang juga digunakan sebagai tempat parkir.

Jadi, anda akan parkir di perkampungan tersebut. Dari perkampungan Geger Hanjuang ini, anda masih harus trekking berjalan kaki melewati jalan berliku dan menanjak. Anda akan menyusuri aliran sungai dengan trak cukup curam.

Kunjungi juga curug lainnya, Curug Malela

Selama perjalanan anda akan mendapat sisi kanan dan kiri anda adalah tebing dan jurang. Selain itu anda juga akan melewati dua bendungan. Bendungan tersebut masih baru karena baru dibangun bulan Mei 2016.

Setelah melewati sebuah jalan setapak maka akan terlihat bebatuan besar. Bebatuan tersebut merupakan bekas Longsoran yang terjadi bulan Desember 2016 tepat di kiri sungai. Setelah itu, anda akan sampai di sebuah telaga. Dari telaga terbit, anda bisa berenang untuk melihat curug.

Harga Tiket Masuk

Harga Tiket Masuk

Sampai saat ini, objek wisata Curug Pamutuhan belum dikelola oleh pihak pemeritah kabupaten setempat. Begitu juga pihak swasta lainnya seperti masyarakat atau warga setempat. Sehingga belum terdapat biaya retribusi bagi pengunjung.

Tidak heran jika fasilitas di lokasi ini juga belum ada. Baru terdapat area parkir, itu saja berada di pedesaan dan masih jauh dari lokasi curug.

Pengunjung hanya dikenai biaya parkir untuk kendaraan pribadi itupun dengan tarif berbeda-beda. Meskipun termasuk wisata alam, namun anda tidak boleh sembarang keluar masuk lokasi ini.

Untuk berwisata disarankan oleh penduduk setempat untuk berkunjung dari pukul 07.00 hingga 17.00 WIB.

Sebelum pergi, baca dulu, Curug Ngebul

Bagaimana? Sudah terbayang kan betapa masih asri nya curug ini! Yuk luangkan waktu dan siapkan stamina anda untuk eksplor wisata baru di Curug Pamutuh. Tetap ingat ya untuk taat aturan dan waspada. Selamat liburan sobat NgetripKemana!

Seberapa bermanfaat posting ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Penilaian rata-rata / 5. Jumlah suara:

Gambar Gravatar
Hidup itu petualangan yang berani atau tidak ada sama sekali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *